C A L O - BANDARA

em embaca tulisan Bapak Joko di Surat pembaca harian Media Indonesia 05 Agustus 2009 mengenai "mental petugas bandara bak calo" semakin menambah pengetahuan saya tentang perilaku dan petugas dan calo bandara Internasional Soekarno Hatta . Jika pak Joko yang merasa kecewa dengan pelayanan petugas bandara di terminal 1 atau luar negeri, lain hal dengan saya yang sering janggal tentang perilaku calo termasuk petugas nya di terminal 2 domestic .
tanggal 07 Agustus 2009 saya mengantar atasan saya yang hendak pergi ke Manado , dikarenakan kepergiannya yang mendadak maka pembelian tiket dilakukan di agen bandara atau istilah umumnya disebut Go-Show .
waktu itu tiket Jakarta - Manado di harga Rp 1.950.000 katanya itupun tinggal 2 sheet . karena saya rasa mahal maka saya laporkan dulu pada atasan saya . dan baru beberapa langkah saya meninggalkan loket , langsung di ditanya calo , mas Manado 1.6 jta mau ?. . nanti saya check-in kan katanya . karena merasa belum perlu calo maka saya abaikan .
Anda bisa membayangkan calo sanggup menjual tiket dibawa harga agen resmi . itu berarti tiket yang dia pegang pasti harga nya di bawah . dan Calo di bandara terkadang sanggup mendapatkan tiket walau di agen resmi sudah menyatakan habis . juga Calo sanggup men "chek-in" kan tiket yang nama penumpang dengan nama di tiket berbeda. padahal saya sendiri dulu pernah menunggu penerbangan hari berikutnya dan denda gara -gara nama tidak sesuai . hal semacam ini sudah menjadi rahasia umum perbuatan kong - kalikong antara calo dengan petugasnya .
. Gile emang Calo dimanapun tempatnya yang namanya calo ya tetap calo.
Bandara International Jakarta apakah ingin seperti Bandara Suvarbhumi Thailand yang sudah terkanal dengan pemerasannya . MAU ? ..

4 Komentar Klik Sini:

fizzicoholic mengatakan...

wah di bandara polonia medan,sumatera utara jg gitu...................... ternyata dimana mana bandara sama aj ya.... apalagi di indonesia ni yg ujung ujung nya apa lagi klu buka duit ha.ha.........

Yogi mengatakan...

ini Om . udah aq baca dan komentarnya ini . (Yo.g)

Anonim mengatakan...

eemmm, gitu ya mas kin. Sadis juga ya.

Sodikin Nador mengatakan...

Punten pisan yang nulis di Anonim siapa ya ? kok ga nyebutin nama .
terimakasih