Lagi.. Prostitusi asal Pantura

Beberapa waktu lalu TRANS TV masih saja menayangkan berita tentang Trafiking , Exploitasi perempuan , ajang prostitusi dan sejenisnya berita ini umumnya di wilayah pantura khususnya dari Indramayu .
Sebenernya jauh sebelum pemberitaan ini sudah ada survai oleh harian Poskota pada tahun 1990 dengan mengambil sample Lokalisasi di Pejompongan Indah Jakarta pusat dan Kramat Tunggak Jakarta Utara yang kala itu masih ada .
hasilnya rangking pertama terbanyak psk penghuni lokalisai tsb berasal dari Indramayu Jawa barat lalu posisi kedua dan ketiga dari Solo Jawa Tengah dan Karawang Jawa Barat

saya belum mengerti metode pengambilan sample yang dilakukan oleh Poskota, apakah melalui :
1. Pertanyaan satu persatu wanita penghuni , di tanya berasal dari mana
2. Data datang dari mucikari disetiap wisma nya . atau
3. Data datang dari konsumen alias pelanggan ( disebut hidung belang , hidung pesek dan hidung mancung atau apa sajalah sebutannya ).

dan
pada tahun 1992 sebelum lokalisai itu ditutup pemda DKI , temen - temen dari paguyuban peduli indramayu melakukan survai ditempat yang sama dengan metode :
1. hanya perempuan yang mengaku indramayu yang dilakukan pertanyaan dan di data .
2. sistem random karena tidak mungkin semua penghuni di dua tempat di data yang jumlahnya lebih dari 2 Ribu jiwa (gila.. jakarta lautan psk ya !! )
3. Dengan cara tersendiri untuk mengetahui mana yang dari indramayu dan mana yang mengaku -ngaku .
.
dan hasilnya hampir dari 35% yang mengaku berasal dari indramayu ternyata berasal dari kabupaten yang berbatasan yaitu Cirebon , Majalengka dan Subang .
.
..... Jika warga Solo ikut survai pasti tidak akan terima dengan hasil survai poskota karena saya yakin yang berasal dari Kab boyolali , Karanganyar , Sukoharjo dan Sragen itu mengaku dari solo (seperti halnya pedagang Jamu dan Baso dari sukoharjo dkk mereka selalu mengaku dari Solo).
....... lalu bagaimana mana jika survai diadakan di Surabaya Jawa - Timur yang notabene Doly Lokalisasi terbesar di indonesia . pasti Indramayu tidak bakal Rangking satu .

Hayooo.. yang mengaku warga Indramayu
Bangkit , Bela dan perbaiki sedikit demi sedikit serta hapus slogan indramayu sebagai produsen terbesar PSK , dengan cara kegiatan positif atau wadah apapun . jangan malu dan jangan pernah seperti pedangdut cengeng Iis Dahlia dan pelawak Komar yang dulu malu mengakui asalnya tetapi sekarang mengklaim dirinya putra-putri Indramayu hanya karena alasan ingin jadi Caleg ( kemaren - kemaren berasal dari mana lu .. ?? )

.
Salam
.
.

5 Komentar Klik Sini:

Melia mengatakan...

masa sih mas

Anonim mengatakan...

alooo kang...

abdi mona awe2 yg d counter isi plz yg kang ksh kartu nama...


abdi tos maca blog x kang smw...

hmmppphh trnyata jauh tiditu abdi anyar sadar bhwa loba pisan fenomena sosial nu kajadi ti jaman baheula nepi k ayena...

sungguh msh loba nu acan pnah urang2 nyaho saacn na... gambaran nu urang2 tingali mrupakan kamuflase ti kahidupan nu sabenarna jauh dina realita...

oia kang..

kang tolong cerita tentang knapa ce jabar ntue pada byk yg blg cantik2.....

apa ema2 mereka pada tukang salon semua yaa kang ??? heheheheheeee

dari seantero nusantara pada byk yg bilang kalo dsana tue ce na cantik2..

kata2 itu udah jadi icon nya jabar dechh---->>> primordialisme...


punten na kang upami slah nyarios..
hweehehehe
mkcie

Sodikin Nador mengatakan...

elue - elue si Neng guelis Mona meni pinter pisan nyarios pasundan . Abdi janten "tersanjung" .
.
upami abdi bade nulis tentang a-we2 priangan , naha se'er nu guelis !!
abdi teh .. teu tiasa atuh, soal na teu aya bahan na jeung asal asul na .
.
pokok na khusus kanggo Neng .. Hatur Nuhun pisan komentar na .

ekodok mengatakan...

komentar saya:
tanpa komentar

Anonim mengatakan...

gue acungin jempol kalo orang jawa barat tuch pinter dan jago ngerayu,,, TOP markotop.