Ketika Chaplin dan Jhon Kmod naik Pesawat

Chaplin: Asyik jalan-jalan lagi, walaupun kerjanya cuma nyangkul.

Jhon Kmod: ehh hare gene masih mikirin jalan2 , yang penting mah duit atuh, duit. ini ada duitnya gak ?#$!??? ..

Chaplin: yang penting jalan dulu lah duit mah urusan belakangan.

Jhon Kmod: karep mu .!!

Sesampainya di bandara 2orang ini langsung check-in dan menuju ruang tunggu keberangkatan…

Dan sesaat kemudian ada pengumuman kalo pesawat Lion Jt 335 Jakarta – Palembang mengalami keterlambatan selama 30menit dari sekarang.

Chaplin: Biasa lah delay mah., Jek kita diluar aza lah sambil Sunu (sunu : sundamista artinya ngeroko’)

Jhon Kmod: Kumaha sia.!! Uing ngilu wungkul (artinya dlm bhs su

ndamista ikut aza)

Setelah 30 menit kemudian ada pengumuman lagi “Penumpang dengan no duduk 1 s/d 20 diharap masuk pesawat terlebih dahulu nomor selanjutnya setelah ini”

Chaplin: ini petugas bandara BEGO kali ya! masa nomor duduk yg kecil duluan . itu kesalahan berat tu jek . bukan cepat yang ada malah semrawut dan macet!! kan yang duduk paling depankan ngalangin nomor belakang . harusnya no belakang dulu baru no depan .ya kan jek? gw perhatiin sering loh begini.

Jhon Kmod: udah ngapain sih marah2. biarin aza. Mau maunya dia.

Setelah beberapa menit duduk . chaplin ngomong ngecap lagi .

Chaplin: Ini lagi pramugari cantik2 tapi OON banget yach, masa ngintung jumlah penumpang pake alat hitung (tasbeh mechanical) . . kenapa gak pake cara kondektur atau petugas cheker bus mayasari bakti. tinggal itung jumlah kursi kosongnya, kan jumlah tempat duduk dikurangi jumlah kursi kosong itu sama dengan jumlah penumpang . bener gak jek ? akurat cepat dan gak repot masa pramugari cara kaya gitu gak paham.

Jhon Kmod: udah udah .. kok kamu yang sewot sih!!, lama lama kaya wong edan kamu tuh ya.

10menit kemudian.

Jhon Kmod: naon deui .. liat pramugari meni serius kitu.?

Chaplin : wuit jangan salah !!.. gw liat ni pramugari cantik nan bohay lagi peragain cara penggunaan alat keselamatan .

yang ini gw gak protes dan harus diperhatian karena tadi dia bilang ini adalah peraturan keselamatan penerbangan sipil .

Chaplin: nah sekarang gw tanya ama lu jek, kalo yang 2cara yg menurut gw salah itu , itu masuk dalam peraturan keselamatan penerbangan sipil bukan yah ??.!!

Jhon Kmod: auh ah gelap . gila lu ….

Benarkah Indramayu itu Dalban.?

Dalban adalah sebutan penumpang bus Cirebon-Indramayu-Jakarta , bus yang selalu sarat muatan, penuh dengan stiker-stiker besar di bodynya, klakson dengan suara besar, bising karena musik tarling bersuara keras sudah pasti tidak ada AC dan tentu supirnya pun ugal-ugalan. Jika jalan pantura macet inilah bus yang berani menyalip dari arah berlawan dan inilah bus yang berani menurunkan penumpang dijalan Tol bagi dia polisi adalah kawan karena 20rb bisa kompromi. toh nyatanya angkutan ini yang paling digemari oleh sebagian besar masyarakat Indramayu terbukti angkutan berAC dan bersih tidak laku disini.

DalBan berasal dari kalimat medal Ban (mengayuh Roda) Tukang Becak, Pengojek, Supir Bajaj, Kuli bangunan, Tkw bahkan Psk yang mencari rejeki di ibukota .
.....Mungkin terlalu ekstrim saya berani menulis ini tapi mungkin kenyataannya saya pun merasa miris ketika tahun ini IPM kabupaten Indramayu dinyatakan berada diurutan terakhir atau peringkat ke 26 kabupaten/kota se Jawa-barat . (harian KOMPAS 22 Okt 2010) . IPM kependekan dari Indeks Pembangunan Manusia yang artinya penilaian ini berhubungan erat dengan Sumber Daya Manusia (SDM), bukan begitu dulur..?..
Saya adalah Dalban, yang tidak percaya dengan hal ini siapa yang menilai dan siapa yang dinilai raport IPM ini , tidak percaya karena Indramayu adalah mempunyai Sumber Daya Alam yang luar biasa Lumbung Padi indonesia, Explorasi minyak terbesar se pulau Jawa , Ladang, Tambak, Hutan bahkan punya banyak kesenian terbukti Kompas sendiri pernah menyelenggarakan pentas seni budaya Indramayu di bentara budaya Jakarta 5-8 Agustus 2010.
Dalban adalah karakter atau budaya yang sebenarnya bisa dirubah , Jangan sampai kata/kalimat Dalban ini akan di kenal di Indonesia seperti kata-kata Dombret (goyang Dombret) dan Kucing Garong yang memang berasal dari bahasa indramayu yang nyanyikan oleh orang pantura jabar ini.
...Lalu dengan cara apa agar raport IPM bisa lebih baik..?

Palangkaraya Jadi Ibukota Negara... Mimpi kale..

sekitar tahun 88 - 89 terminal cililitan di pindahkan ke kampung rambutan , terminal purikembangan di gabung ke terminal cileduk , dan pembuatan/renovasi terminal kalideres . sudah bisa ditebak program pemerintah daerah kota jakarta ini adalah memindahkan terminal - terminal agar berada diperbatasan kota kecuali terminal yang memang berada ditengah kota.
namun program tersebut tidak terlaksana semua karena terminal pulogadung tidak bisa digeser ke arah pinggir kota atau arah bekasi .
di era itu juga ada rencana ibukota terbebas dari daerah industri , kawasan Berikat Nasional (KBN) dan Kawasan Industri Pulogadung agar perlahan bergabung dengan Kawasan Industri Jababeka Cikarang dan MM2000 Cibitung .
ternyata tidak terealisasi sempurna walaupun sudah banyak yang bergabung ke luar jakarta tetapi sampai hari ini masih banyak pabrik berada dikawasan industri dijakarta tersebut .
belum lagi rencana jakarta terbebas dari kawasan peternakan pun tidak terealisasi sempurna karena daerah kapuk sampai sekarang masih banyak kandang ternak.
..... itu adalah gambaran yang saya ketahui waktu saya sekolah di jakarta . dan adalah bukti betapa susah payahnya memindahkan suatu tempat .

DET
AK adalah tabloid satu - satunya di kalimantan tengah , bulan maret ini membahas wacana ibukota pindah ke Palangkaraya (menurut saya sih ini bukan wacana tapi Dongeng) .
walau ada tokoh kalteng menilai ini hanya khayalan belaka tetapi ada yang merasa Ge eR dan serius menanggapi hal ini berikut saya kutip penuturan dari pemimpin dikota Palangkaraya " " Kota PalangkaRaya telah siap bila menjadi pilihan ibukota negara. Hanya saja fokus pemindahan ibukota sebaiknya tidak dalam satu wilayah dengan pusat perdagangan ,industri dan lainnya, Kota palangkaRaya sebagai ibukota negara hanya untuk pusat pemerintahan yang teratur,sistimatis dan terencana dengan baik. merujuk kota Washington DC sebagai ibukota Amerika Serikat , statusnya dipisahkan dengan Los Angeles dan Las vegas sebagai daerah perdagangan dan daerah industri. "Harapan saya, wacana tentang ibukota PalangkaRaya di jadikan Ibukota Negara dapat terealisasi, Kota ini memang memiliki potensi untuk itu" Tapi bukan berarti pengembangan wacana ini tanpa kendala . perlu adanya pengkajian lebih mendalam lagi. Apalagi bila terkait dengan kebutuhan anggaran "

kalau menelaah tulisan saya di atas dan di sederhanakan "apakah
bisa memindahkan rumah besar ke seberang sedangkan untuk memindahkan isi dapur ke tetangga sebelah saja tidak bisa pindah semua"?.

mungkin negeri ini sudah terbius dengan sinetron sehingga siapapun boleh menjual mimpi tak terkecuali para pemimpin .

menurut Anda Palangkaraya jadi Ibukota Negara itu termasuk Wacana apa Khayalan , atau Dongeng . ? . . .